selamat datang di blog pabuaran sukamakmur

mari isi content blog ini untuk yang peduli dengan pendidikan

Friday, January 29, 2010

kaidah-kaidah penyusunan soal

KAIDAH PENYUSUNAN SOAL PILIHAN GANDA
UNTUK SOAL TES TERTULIS UJI KOMPETENSI KELAS 6 SD
DENGAN LEMBAR JAWABAN KOMPUTER


A. Persiapan Penyusunan Soal

Penysunan soal memerlukan persiapan, sehingga akan menghasilkan soal yang baik. Apabila akan menulis soal, yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan dalam penulisan soal adalah sebagai berikut:
1. GBPP Kurikulum yang berlaku
2. Buku Paket
3. Buku-buku penunjang (pelengkap) yanbg telah disahkan oleh yang berwenang
4. Bahan-bahan lain yang menunjang misalnya; gambar-gambar, brosur, koran, majalah, dsb.
5. Materi lingkungan sekitar (kehidupan sehari-hari) sebagai muatan lokal.

B. Langkah-langkah Penyusunan Soal

1. Memahami kaidah-kaidah penulisan soal
2. Memperhatikan materi/sumber bahan yang ada dalam kurikulum
3. Menyusun kisi-kisi penyusunan soal, antara lain sbb.:
a. Menuliskan jenis tes,semester, tahun, dan mata pelajaran
b. Menuliskan materi/pokok bahasan yang sesuai dengan GBPP dan tingkatan kelas
c. Menuliskan jumlah soal
d. Menuliskan kelas/semester
e. Menuliskan kompetensi yang akan diuji
f. Menuliskan indikator
g. Menuliskan nomor soal
h. Menuliskan bentuk soal
4. Menyusun soalnya berdasarkan kisi-kisi yang telah dibuat beserta perintahnya/petunjuk mengerjakannya
5. Menyiapkan kunci jawaban dan cara penskoran penilaian


Dalam penyusunan soal, salah satu kegiatan yang dilakukan yaitu menyusun kisi-kisi. Hal ini perlu karena dengan disusunnya kisi-kisi maka dapat diketahui apakah materi dari setiap pokok bahasan dari kurikulum sudah tercakup apa belum. Kisi-kisi sekaligus juga merupakan alat kontrol dan untuk memberikan arahan sehingga soal yang dibuat sesuai dengan pokok bahasan/sub pokok bahasan yang ada.

Contoh kisi-kisi:

KISI-KISI SOAL TES TERTULIS UJI KOMPETENSI KELAS 6 SD
MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

No. Materi Kelas/
Semester Kompetensi yang diuji Indikator No. Soal Bentuk Soal
1. Membaca 6/II 1. Menjawab dan membuat pertanyaan tentang isi bacaan.
 Disajikan bacaan, siswa dapat menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan isi bacaan.
 Disajikan jawaban pertanyaan dari bacaan, siswa dapat menentukan pertanyaan dari jawaban tersebut.
 Disajikan paragraf, siswa dapat menentukan pertanyaan yang tepat berdasarkan isi paragraf tersebut. 2,3,4

5


49 PG
PG

PG


PG


PG
6/II 2. Menentuka judul bacaan.  Disajikan bacaan singkat, siswa dapat menentukan judulnya dengan tepat. 1 PG
6/I


6/II


5/II


4/II 3. Mengapresiasi karya sastra (Prosa, Puisi, Cerita Rakyat, Dongeng, Dialog)
 Disajikan percakapan, siswa dapat menentukan inti percakapan tersebut.
 Disajikan puisi, siswa dapat menangkap maksud puisi tersebut.
 Disajikan pantun, siswa dapat menentukan baris yang memuat isi pantun
 Disajikan puisi, siswa dapat menafsirkan perasaan yang tercermin pada puisi tersebut.
9

7

6


45 PG

PG

PG


PG

C. Petunjuk Mengerjakan Soal

Untuk mencapai prestasi yang baik dalam menjawab soal, perlu adanya petunjuk yang jelas sehingga akan memudahkan siswa dalam mengerjakan soal-soal.

Contoh:
1. Isilah pada Lembar Jawaban Komputer (LJK) hanya dengan menggunakan pensil 2-B
2. Lembar jawaban ini jangan sampai rusak, robek, terlipat, basah, atau kotor
3. Tulislah terlebih dahulu namamu pada kotak yang telah disediakan, lalu hitamkan bulatan yang menurut kamu benar.
4. Jika salah, hapus sebersih mungkin dengan karet penghapus, kemudian hitamkan kembali jawaban yang menurut kamu benar.
5. Tulislah nomor tes, nama sekolahmu, Kecamatan, Kabupaten pada lembar lembar jawaban komputer (LJK) yang telah disediakan.
6. Dahulukan menjawab soal-soal yang kamu anggap mudah.

D. Kaidah Penulisan soal Pilihan Ganda:

Dilihat strukturnya, soal pilihan ganda terdiri dari dua bagian, yaitu:
1. Pokok soal (stem) yang berisi permasalahan yang akan ditanyakan.
2. Sejumlah pilihan atau kemungkinan jawaban (option)
3. Dari sejumlah pilihan jawaban yang disediakan, hanyaada satu jawaban yang benar atau yang paling benar, yang disebut kunci jawaban sedangkan kemungkinan-kemungkinan jawaban yang lain disebut pengecoh (distractor).
4. Tugas siswa (peserta ujian) adalah memilih salah satu di antara jawaban yang tersedia, yang benar atau yang paling benar.

Untuk menelaah soal pilihan ganda di bawah ini disajikan format Penelaahan Soal Pilihan Ganda.
















PENELAAHAN SOAL PILIHAN GANDA

No. Kriteria Penelaahan Ya Tdk.

1.
2.
3.


4.

5.
6.

7.

8.
9.
10.


11.

12.


13.

14.
15.
16. A. Materi
Soal sesuai dengan indikator.
Pengecoh sudah berfungsi.
Hanya ada satu jawaban yang paling tepat.

B. Konstruksi
Pokok soal dirumuskan dengan singkat, jelas, dan tegas.
Pokok soal tidak memberi petunjuk ke kunci jawaban.
Pokok soal bebas dari pernyataan yang bersifat negatif ganda
Gambar/grafik/tabel/diagram dan sejenisnya pada soal jelas dan berfungsi.
Pilihan jawaban homogen dan logis.
Panjang pilihan jawaban relatif sama.
Pilihan jawaban tidak menggunakan pernyataan yang berbunyi “Semua pilihan jawaban di atas salah” atau “Semua pilihan jawaban di atas benar”.
Pilihan jawaban yang berbentuk angka disusun berdasarkan urutan besar kecilnya angka.
Butir soal tidak bergantung pada jawaban sebelumnya.

C. Bahasa
Soal menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Soal menggunakan bahasa yang komunikatif.
Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat.
Pilihan jawaban tidak mengulang kata/kelompok kata yang sama
Catatan:



E. Contoh penerapan kaidah penulisan soal pilihan ganda dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia



1. Soal harus sesuai dengan indikator.
Indikator: Siswa dapat menetukan objek kalimat

Contoh soal yang tidak sesuai dengan indikator:
Ayah sedang membaca majalah Tempo di ruang depan.
Objek kalimat di atas termasuk jenis kata....
a. benda
b. keterangan
c. sifat
d. kerja
Kunci : A

Penjelasan:
Contoh soal diatas tidak sesuai dengan indikator karena hal yang ditanyakan adalah jenis kata, sedangkan indikator menuntut objek kalimat.

Sebaiknya:
Ayah sedang membaca majalah Tempo di ruang depan.
Objek kalimat di atas adalah....
a. ayah
b. majalah tempo
c. membaca
d. ruang depan
Kunci : B

2. Pilihan jawaban harus homogen dan logis.

Contoh soal yang kurang baik:
Penulisan ejaan yang tepat untuk hal berikut ini adalah....
a. anggota A.B.R.I
b. rapat pimpinan Abri
c. ABRI
d. Abri masuk desa
Kunci : C

Penjelasan:
Pada contoh soal di atas pilihan jawaban c tidak homogen dari segi materi karena merupakan kata, sedangkan pilihan jawaban yang lain merupakan frase.

Sebaiknya:
Penulisan ejaan yang tepat untuk hal berikut ini adalah....
a. A.B.R.I
b. Abri
c. ABRI
d. abri
Kunci : C

3. Hanya ada satu kunci jawaban yang paling tepat

Contoh soal yang kurang baik:
Di antara kalimat di bawah ini yang bersusunan S-P adalah....
a. Budi sangat rajin belajar
b. Wati sedang merebus air
c. Sumarna ingin membaca buku
d. Orang itu selalu bertengkar
Kunci : A dan D

Penjelasan:
Contoh soal di atas kurang baik karena terdapat dua pilihan jawaban yang benar, yaitu A dan D. Hal ini dapat membingungkan siswa dalam menentukan kunci jawaban.

Sebaiknya:
Penulisan ejaan yang tepat untuk hal berikut ini adalah....
Di antara kalimat di bawah ini yang bersusunan S-P adalah....
a. i rajin membantu ibunya
b. Wati sedang merebus air
c. Sumarna ingin membaca buku
d. Orang itu selalu bertengkar
Kunci : D

4. Pokok soal harus dirumuskan dengan singkat, jelas, dan tegas.

Contoh soal yang kurang baik:
Arti kata terbit adalah....
a. lahir
b. beredar
c. memancar
d. timbul
Kunci : B




Penjelasan:
Permasalahan yang ditanyakan dalam perumusan soal di atas tidak jelas. Kata terbit mempunyai banyak arti sesuai dengan pemakaiannya dalam kalimat. Hal ini akan membingungkan siswa.

Sebaiknya:
Surat Kabar Kompas terbit setiap hari.
Arti kata terbit pada kalimat di atas adalah....
a. lahir
b. beredar
c. memancar
d. timbul
Kunci : B

5. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan.

Contoh soal yang kurang baik:
Dewan Perwakilan Rakyat merupakan lembaga tinggi negara RI.
Penulisan singkatan kata dewan perwakilan rakyat yang benar adalah....
a. D.P.R. pembuat undang-undang
b. D P R. pembuat undang-undang beredar
c. DPR pembuat undang-undang memancar
d. D.P.R pembuat undang-undang timbul
Kunci : C

Penjelasan:
Perumusan pokok soal di atas berlebihan karena ada bagian kalimat yang tidak diperlukan. Hal ini akan menyita sebagian waktu yang disediakan.

Sebaiknya:
Penulisan singkatan kata dewan perwakilan rakyat yang benar adalah....
a. D.P.R.
b. D P R.
c. DPR
d. D.P.R
Kunci : C



6. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke kunci jawaban.

Contoh soal yang kurang baik:
Budi sedang membaca surat kabar di perpustakaan sekolah.
S P O K


Objek kalimat di atas adalah....
a. Budi
b. Sedang membaca
c. Surat kabar
d. Di perpustakaan sekolah
Kunci : C

Penjelasan:
Pokok soal di atas memberikan petunjuk ke arah jawaban yang benar, sebab penulisan yang tepat dapat dilihat pada pokok soal.

Sebaiknya:
Budi sedang membaca surat kabar di perpustakaan sekolah.
Objek kalimat di atas adalah....
a. Budi
b. Sedang membaca
c. Surat kabar
d. Di perpustakaan sekolah
Kunci : C

7. Pokok soal tidak menggunakan pernyataan yang bersifat negatif ganda.

Contoh soal yang kurang baik:
Semua kalimat di bawah ini tidak benar, kecuali:
a. Bekerja lebih baik dari diam
b. Buku Ani lebih tebal daripada buku Siti
c. Cincin daripada ibunya hilang kemarin
d. Bandung lebih ramai dari Solo
Kunci: B

Penjelasan:
Pokok soal yang menggunakan pernyataan yang bersifat negatif ganda (kata bukan, kecuali, dan sejenisnya) dapat membingungkan siswa.



Sebaiknya:
Kalimat di bawah ini yang benar adalah....
a. Bekerja lebih baik dari diam
b. Buku Ani lebih tebal dari pada buku Siti
c. Cincin daripada ibunya hilang kemarin
d. Bandung lebih ramai dari Solo
Kunci: B

8. Gambar/grafik/tabel/diagram dan sejenisnya jelas dan berfungsi.
Contoh soal yang kurang baik:

Laki-laki itu sedang tidur Pria itu sedang tidur
Ibu membaca buku Wanita itu membaca majalah
Rina masih sakit Tuti kelihatan sedih
Agus suka kue Kakak sayang adik

Kata-kata bergaris bawah yang bersinonim pada diagram di atas terdapat pada baris nomor....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
Kunci: A

Penjelasan:
Pada soal di atas diagram yang disajikan tidak jelas/tidak lengkap. Hal ini akan membingungkan siswa dalam menjawab soal tersebut.

Sebaiknya:

1. Laki-laki itu sedang tidur Pria itu sedang tidur
2. Ibu membaca buku Wanita itu membaca majalah
3. Rina masih sakit Tuti kelihatan sedih
4. Agus suka kue Kakak sayang adik

Kata-kata bergaris bawah yang bersinonim pada diagram di atas terdapat pada baris nomor....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
Kunci: A

9. Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama.

Contoh soal yang kurang baik:
Taufik Hidayat bermain bulu tangkis seperti orang kesetanan melawan jago bulu tangkis Cina.
Arti kata kesetanan pada kalimat di atas adalah....
a. bermain habis-habisan
b. bermain seperti setan
c. menang dengan mudah
d. kalap
Kunci: A

Penjelasan:
Panjang rumusan pilihan jawaban d tidak sama dibandingkan pada jawaban lain. Hal ini cenderung siswa memilih jawaban tersebut sebagai kunci.

Sebaiknya:
Taufik Hidayat bermain bulu tangkis seperti orang kesetanan melawan jago bulu tangkis dari Cina.
Arti kata kesetanan pada kalimat di atas adalah....
a. bermain habis-habisan
b. bermain seperti setan
c. menang dengan mudah
d. bermain seperti kalap
Kunci: A

10. Pilihan jawaban jangan menggunakan pernyataan “semua jawaban di atas salah”atau semua jawaban di atas benar”, dan sejenisnya.

Contoh soal yang kurang baik:
Budi kemarin sore menembak burung yang sedang terbang.
Predikat kalimat di atas adalah....
a. kemarin sore
b. burung-burung
c. terbang
d. semua jawaban di atas salah
Kunci: D

Penjelasan:
Soal dengan jawaban “semua pilihan jawaban di atas benar” cenderung membuka pemikiran siswa untuk memilih pilihan jawaban tersebut sebagai kunci, apalagi bila telah ditemukan ada lebih dari satu jawaban yang benar.

Sebaiknya:
Budi kemarin sore menembak burung yang sedang terbang.
Predikat kalimat di atas adalah....
e. kemarin sore
f. burung-burung
g. terbang
h. menembak
Kunci: D

11. Kunci jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar-kecilnya angka atau secara kronologis.
Contoh soal yang kurang baik:
Penulisan yang tepat untuk angka berikut ini adalah....
a. Rp 125,-
b. Rp 900.00
c. Rp 700
d. Rp 300,00
Kunci: D

Sebaiknya:
Penulisan yang tepat untuk angka berikut ini adalah....
a. 125,-
b. Rp 300,00
c. Rp 700
d. Rp 900.00
Kunci: B

12. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya.
Contoh:
1. Budi sedang membaca surat kabar di ruang baca.
Objek kalimat di atas adalah....
a. Budi
b. Sedang membaca
c. Surat kabar
d. Ruang baca
Kunci: C

2. Objek kalimat pada soal nomor1 di atas berupa....
a. kata benda
b. kata keterangan
c. kata sifat
d. kata kerja
Kunci: A
Penjelasan:
Contoh soal di atas kurang baik karena bila siswa tidak dapat menjawab soal nomor 1, maka ia tidak akan dapat menjawab pertanyaan nomor 2.

13. Menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Contoh soal yang kurang baik:
Amir tidak menduga adiknya bukan ketua kelas.
Kalimat dimana sebagian diberi garis bawah diatas mengandung makna....
a. Amir bukan ketua kelas
b. Adik Amir ketua kelas
c. Amir menduga adiknya ketua kelas
d. Adik Amir menduga bahwa adiknya ketua kelas
Kunci: C

Penjelasan:
Pokok soal di atas menggunakan kata/ungkapan yang tidak tepat/baku yaitu kata “dimana” yang merupakan kata tanya tentang tempat dan penulisan kata di sebagai kata depan seharusnya dipisah.

Sebaiknya:
Amir tidak menduga adiknya bukan ketua kelas.
Mkasud kalimat di atas adalah....
a. Amir bukan ketua kelas
b. Adik Amir ketua kelas
c. Amir menduga adiknya ketua kelas
d. Adik Amir menduga bahwa adiknya ketua kelas
Kunci: C

14. Pilihan jawaban tidak mengulang kata/kelompok kata yang sama.

Contoh soal yang kurang baik:
Ketika gunung itu meletus, sebagian penduduk di sekitarnya mulai mengungsi.
Kata mengungsi berarti....
a. pergi ke tempat yang sejuk
b. pergi ke tempat yang jauh
c. pergi ke tempat yang dekat
d. pergi ke tempat yang aman
Kunci: D

Penjelasan:
Contoh soal di atas kurang baik karena pada kalimat pilihan jawaban terdapat kata yang terulang. Hal ini akan menyita sebagian waktu yang disediakan.
Sebaiknya:
Ketika gunung itu meletus, sebagian penduduk di sekitarnya mulai mengungsi.
Kata mengungsi berarti pergi ke tempat yang....
e. sejuk
f. jauh
g. dekat
h. aman
Kunci: D

No comments:

Post a Comment